Minggu, 20 Oktober 2019

Potongan Kecil

suatu hari atau sore nanti
kelak saat kau sedang libur
saat segala perkerjaan telah usai
sambil mendengarkan lantunan lagu kesukaanmu dari coldplay

lalu kau akan menatap keluar jendela
perlahan mulai kau sadari kehilangan
hilangnya bagian kecil dari puzzle
bagian kecil itulah adalah aku

jauh didasar hati aku akan berdoa
semoga kau bahagia seperti biasanya
seperti sebelum ada aku dihidupmu
atau saat sebelum kau mengenal aku
sebelum kita bertemu dipersipangan itu

maka pergilah, kejarlah bahagiamu
meski kau kini memilih untuk dengannya
maka aku akan rela melepaskanmu
meski dengan isakan tangis dipenghujung malam


—01.07

Kamis, 03 Oktober 2019

Crime



Mari ngomongin kenapa orang melakukan kejahatan. Salah satu alasannya karna merasa dirinya buruk, dia memandang dirinya sendiri buruk dan rendah, tapi ini cuma asumsi semata. Faktanya justru orang yang melakukan kejahatan karna ia merasa percaya diri. Perasaan inilah yang membuat mereka jadi merasa bisa nyakitin orang lain, semacam ada pembenaran dari perilakunya, mereka cukup yakin perbuatannya benar jadi merasa pantas buat diistimewakan. 

Alasan lainnya karna luka dimasa lalu, terbiasa mendapatkan perilaku tidak menyenangkan dari orang lain, lantas apa bisa dijadikan pembenaran untuk perilaku jahatnya ? tidak. Banyak kasus dimana saat seorang yang berperilaku jahat mencoba menceritakan alasan - alasannya melakukan hal tersebut yang malah justru di romantisasi oleh orang sekitar, banyak yang justru bersikap simpati. Yes, Does trying to understand reason to criminals mean we are sympathize? nope. Understand why people doing criminals is necessary for studies Law and Psychology, doesn’t mean you sympathize with them, I know.
But “orang jahat ada karna orang baik yang tersakiti” It’s totally bullshit. Everyone always have a extremely bad experience. What makes it difference, one decides to turn into hoping for a better life, the other one decides try to make a fuss, make everyone feel the pain and what creates him. 

Each brain reacts differently to trauma. Thats why some still survive well in society, and few become a villain. Instead of romaticizing a wrong action, we should focus on rehabilitation and doing the good one.


—note : sorry before, suddenly I changed my languages

—20.53

Jumat, 27 September 2019

Manipulating someone else’s feelings isn’t an achievement, you badass. Every night feels so long, and I’m already holding this shit for too long. Sometimes I will randomly crying over the night. I know it might be a long journey and a lot of efforts, which won't guarantee a full recovery. But I actually stronger more than this, more than I thought. This damn person maybe made me into a really deep sad but I believe everything will be goes well. And I refuse to die until this things get better.



—is being jerk your job?

Minggu, 22 September 2019

Hela Napas

Tarik napas
Hingga terasa mulai sengal
Hingga dadamu terasa sakit

Tarik napas sekali lagi
Kali ini lebih keras lebih dalam
Hingga dadamu seperti terhimpit

Hembuskan napas
Keluarkan dengan panjang
Keluarkan seakan - akan tidak ada sisa

Seolah rasanya akan kehabisan napas
Seakan paru - parumu terasa kosong
Seakan bebanmu ikut berhembus

Tak mengapa untuk melakukan kesalahan
Tak akan ada yang menyalahkanmu
Semua orang melakukan kesalahan

Teruslah menghela napas
Terkadang memang ada hari yang sulit
Tapi tak mengapa karna aku akan mendekapmu



— please jangan nyerah ya

Sabtu, 07 September 2019

Rehat

Terus terang saja, terkadang social media membuat saya lelah, belum lagi diperburuk dengan melihat berbagai macam tampilan - tampilan orang yang membuat ilfeel, setidaknya dari penilaian saya, dari prespektif pribadi saya tentunya.

Bukankah forum ini hanya memaksa untuk memberikan versi terbaik dari dalam diri kita, ini sungguh melahirkan bentuk obsesi  yang aneh, hingga justru hanya menjadi salah satu penyumbang stress. Ayolah jangan terlalu berusaha menyenangkan semua orang, tak perlu buat orang lain terkesan akan kehidupan yang sebenarnya biasa - biasa saja.

Maka sudah di putusankan yang harus dilakukan adalah mundur perlahan atau yang bisa kita sebut mulai rehat, yang harus di lakukan sejenak adalah menarik diri lalu menenggalamkan diri dalam dunia nyata, atau barangkali dengan buku - buku sebagai pelarian sementara sambil menyeduh dua gelas kopi di pagi dan sore hari. Mulai terdengar menyengkan bukan ?

Percayalah ini tidak akan lama, oh ralat mungkin bisa berlangsung agak lama juga. Yang jelas untuk memastikan bahwa semuanya mulai terasa nyaman kembali. Tapi sungguh ini hanya akan berlangsung sementara. Maka akan saya persilakan diri sendiri untuk menarik napas sejenak, guna menenangkan jiwa yang sedang lelah dengan berbagai macam emosional yang sudah terkuras. 

Lantas hal ini dilakukan bukan berarti tandanya saya sedang dalam kondisi yang buruk, saya tentu baik - baik saja dan akan selalu baik. Kelak saya akan kembali dengan kondisi serta situasi yang lebih kondusif dari sebelumnya.

Janji.

Minggu, 25 Agustus 2019

Tentang Sistem Federasi di negara kita


Banyak keuntungan yang bisa didapat dari sistem Federasi, sebenarnya apa sih pengertian Federasi itu sendiri. Federasi adalah sebuah bentuk pemerintahan di mana beberapa negara bagian bekerja sama dan membentuk kesatuan yang disebut negara federal. Masing-masing negara bagian memiliki beberapa otonomi khusus dan pemerintahan pusat mengatur beberapa urusan yang dianggap nasional. Di Indonesia sendiri ada beberapa daerah yang menerapkan sistem Federasi ini, diantaranya Aceh yang diberi keistimewaan dan kewenangan dan otonomi khusus. Mengingat kembali sejarah Aceh yang dimulai sejak tahun 1976 dimana mulai dibentuknya organisasi masyarakat bernama Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berusaha melepaskan diri dari Indonesia, tapi hal tersebut dapat dicegah. Kenapa Indonesia tidak menggunakan sistem Federasi untuk semua bagian dari wilayahnya ? banyak keuntungan yang bisa didapat, seperti bisa jadi bahan evaluasi atau pembelajaran bagi daerah lain yang sudah sukses mengimplementasikan kebijakannya. Hanya saja masyarakat kita belum cukup teredukasi mengenai sistem tersebut, seperti yang baru saja terjadi baru – baru ini. Bagaimana Aceh yang mengumumkan akan memberlakukan peraturan baru, hal ini tentu saja menimbulkan berbagai macam reaksi masyarakat, tidak sedikit pula yang justru menghakimi. Padahal peraturan tersebut bisa saja memiliki sisi positif yang nantinya akan dievaluasi kembali setelah diberlakukannya, dilihat apakah peraturan tersebut layak atau tidak diterapkan dalam suatu daerah. Jika memang memberikan dampak yang bagus maka akan tetap dilanjutkan dan tentu saja bisa menjadi contoh bagi daerah – daerah lain. Sesungguhnya Hukum itu sendiri bersifat dinamis dan berubah – ubah mengikuti perkembangan zaman, lalu kenapa harus gelisah dengan segala kemungkinan dan perubahan yang ada, cukup diambil yang baik dan buang yang buruknya.


--12 Agustus 2019


♥ MUSIC ♥

♥ MUSIC ♥
come play keyboard

♥ MUSIC ♥

♥ MUSIC ♥
come sing a song