Sudah ya, berhenti untuk berpura-pura peduli.
Kasihani dirimu sendiri, melelahkan jika harus bersama aku yang terlalu sulit dimengerti.
Dan cinta, mungkin cuma aku yang merasakannya.
Kamu hanya sungkan untuk membuat jarak denganku sehingga mengorbankan dirimu untuk tetap seolah ada untukku.
Jangan masuk dalam jebakan bernama rasa nyaman.
Kamu pantas bahagia, bukan denganku tentu saja.
Menyakitkan harus berkata seperti ini, tapi aku yakin segalanya akan membaik kembali suatu hari.
Kali ini aku sungguh tahu diri, aku ingin kamu mendapat bahagiamu tanpa harus terbebani dengan hadirku.
Berjalanlah terus ke depan, jangan sekali-kali menoleh lagi ke arahku.
Sebab hanya akan membuatku semakin susah melepasmu.
Kelak, jika kita bertemu kembali, kupastikan kamu sudah bahagia.
Semoga aku juga.
Terima kasih untuk cerita yang pernah ada.
Aku berhenti sampai sini saja.
Repost from,
—SatuHuruf
#SunyiBerbunyi
Kamis, 28 September 2017
Kamis, 07 September 2017
[Hilang Akal]
Dipijakan sama pula kita berdiri berdamping
Jemari kita saling bertautan
Bibir tiada henti mengucap janji manis
Berangan - angan tanpa batas
Mulut berdusta tak kenal lelah
Lucu sekali dunia yang kutinggali ini
Waktu seakan mempermalukanku
Memperolokku dengan kamufalse ketulusan
Mengejekku sekali lagi dengan hina
Berlagak pura - pura tak paham
Perlahan - lahan menenggelamkan mimpi
Pergilah dengan wanita sempurnamu, sayang
Karna aku hanya gadis biasa
Tanpa popularitas melekat di raga
Bakar saja semua kenangan serta nostalgia kita
Biarkan semuanya kandas tak bersisa
Biar saja angin yang membawanya jauh
Bilang pada mereka aku tidak gila
Karna sekarang hanya otak yang bisa kuandalkan
12.14 AM
Kamis, 01 Juni 2017
[Tersungkur]
Sepi sunyi.
Hati merintih.
Jiwa mati.
Kamu, canduku.
Canduku, lenyap.
Canduku, hilang.
Canduku, tak kembali.
Canduku, tau.
Pun, aku tau.
Canduku, tak mau tau.
Thursday, June 1
1.50 PM
Selasa, 30 Mei 2017
[Pengantar Tidur]
Aku bukan menjauh
Hanya ingin kau menunggu
meski terasa jenuh
Tenanglah
Ini tak kan lama
Untuk sementara
kuingin kau duduk setia
Tenanglah
Tunggu aku tiba
Disaat yang tepat
Kita akan kembali duduk berdua
Monday, May 17
2.50 AM
Senin, 16 Januari 2017
[Tidur]
—Oleh Rizka Desvita
Aku akhir - akhir ini susah tidur
Pikiranku melayang membaur
Melambung tinggi lalu membentur
Hanya dingin malam yang setia memeluk
Saat pintu angan kembali terketuk
Kala kuingat tutur manis penakluk
Rasa air lalu tetap terasa asin
Malam ini pun sama seperti kemarin
Terus berlari lalu terjebak di kenangan labirin
Setelah dipikir bukan aku yang terlalu getir
Hanya saja kau yang terlalu mahir
Dalam mematahkan hati tanpa akhir
Aku hanya terlalu lelah sayang
Sudahi saja dan pergi pulang
Aku hanya ingin tidur sekarang
Wednesday, November 2
11.53 PM
Kamis, 21 Januari 2016
[Bagaimana Denganmu]
Bagaimana Denganmu ?
aku memikirkanmu sepanjang hari
bahkan saat aku bernyanyi
bahkan saat aku berjalan
bahkan saat aku berkerja
pikiranku dipenuhi olehmu
aku berharap kau terluka sepertiku
aku berharap kau menangis sepertiku
aku berharap kau tinggal dalam kenangan sepertiku
aku tersenyum setiap harinya
mereka pikir aku sudah terbiasa tanpamu
mereka pikir aku sudah melupakanmu
mereka pikir aku sudah bahagia
bagaimana aku bisa bahagia ?
bagaimana bisa aku bahagia tanpamu ?
[Seperti Katamu]
—Oleh Rizka Desvita
Kau menyuruhku untuk bahagia
Mengatakan semuanya baik - baik saja
Mengapa kalimat itu begitu menyedihkan
Tapi kau mengatakan ini semua untukku
Kau pernah singgah dihatiku
Aku menyebutnya cinta
Tapi apa itu perpisahan?
Kenapa begitu menyakitkan?
Dan kau meninggalakanku
Aku ingin melindungi hati ini
Jadi aku tak akan terluka lagi
Membuatku tak bisa jatuh cinta
03.15 AM
Langganan:
Postingan (Atom)
♥ MUSIC ♥
come play keyboard
♥ MUSIC ♥
come sing a song





