Senin, 18 November 2019

Tempo 3


tidak semua harus baik
pun tidak semua buruk
jangan menggenggamnya
jika tak bisa menahannya

hari ini akan terlewat
lalu menjadi kemarin
suatu hari nanti
semua jadi kenangan

lalu mari kita biarkan
semuanya pergi berlalu
berjalan dengan nyaman
hingga waktu melewatimu


——-

hello, end of the year!

Tempo 2


hari ini mungkin merasa gugup
terlalu khawatir akan esok hari

terkadang air mata akan mengalir
lalu semua orang akan menutupinya

suatu waktu akan ada hari yg sulit
luka dihati yang terbuka sempurna

berhenti sejenak dipersinggahan
semua orang juga berdiri disini

saat - saat kita menarik napas
merupakan hadiah yang berharga

jika kita berjalan secara melambat
perlahan masa akan melewatinya


——

hello, end of the year!

Tempo 1


dipecat dari perkerjaan
putus dari hubungan
gagal masuk kuliah
orang tua kecewa
tak bernyali katakan

alarm kita berbunyi keras
bergegas untuk bangun
buru - buru disaat fajar
seperti berdiri diatas tebing

tiap saat kita berjuang
yang entah untuk apa
akhirnya kita jatuh juga
kemudian merasa sendiri

bahu kita terasa berat
sulit mengangkat beban 
impian kita lalu menghilang
maka istirahat sejenak saja
kembali menjadi manusia

dilautan yang luas ini
kita adalah perahu kecil
menghilang diperjalanan
walau tanpa koordinat 
kita tetap harus pulang

——

hello, end of the year!

Minggu, 20 Oktober 2019

Potongan Kecil

suatu hari atau sore nanti
kelak saat kau sedang libur
saat segala perkerjaan telah usai
sambil mendengarkan lantunan lagu kesukaanmu dari coldplay

lalu kau akan menatap keluar jendela
perlahan mulai kau sadari kehilangan
hilangnya bagian kecil dari puzzle
bagian kecil itulah adalah aku

jauh didasar hati aku akan berdoa
semoga kau bahagia seperti biasanya
seperti sebelum ada aku dihidupmu
atau saat sebelum kau mengenal aku
sebelum kita bertemu dipersipangan itu

maka pergilah, kejarlah bahagiamu
meski kau kini memilih untuk dengannya
maka aku akan rela melepaskanmu
meski dengan isakan tangis dipenghujung malam


—01.07

Kamis, 03 Oktober 2019

Crime



Mari ngomongin kenapa orang melakukan kejahatan. Salah satu alasannya karna merasa dirinya buruk, dia memandang dirinya sendiri buruk dan rendah, tapi ini cuma asumsi semata. Faktanya justru orang yang melakukan kejahatan karna ia merasa percaya diri. Perasaan inilah yang membuat mereka jadi merasa bisa nyakitin orang lain, semacam ada pembenaran dari perilakunya, mereka cukup yakin perbuatannya benar jadi merasa pantas buat diistimewakan. 

Alasan lainnya karna luka dimasa lalu, terbiasa mendapatkan perilaku tidak menyenangkan dari orang lain, lantas apa bisa dijadikan pembenaran untuk perilaku jahatnya ? tidak. Banyak kasus dimana saat seorang yang berperilaku jahat mencoba menceritakan alasan - alasannya melakukan hal tersebut yang malah justru di romantisasi oleh orang sekitar, banyak yang justru bersikap simpati. Yes, Does trying to understand reason to criminals mean we are sympathize? nope. Understand why people doing criminals is necessary for studies Law and Psychology, doesn’t mean you sympathize with them, I know.
But “orang jahat ada karna orang baik yang tersakiti” It’s totally bullshit. Everyone always have a extremely bad experience. What makes it difference, one decides to turn into hoping for a better life, the other one decides try to make a fuss, make everyone feel the pain and what creates him. 

Each brain reacts differently to trauma. Thats why some still survive well in society, and few become a villain. Instead of romaticizing a wrong action, we should focus on rehabilitation and doing the good one.


—note : sorry before, suddenly I changed my languages

—20.53

♥ MUSIC ♥

♥ MUSIC ♥
come play keyboard

♥ MUSIC ♥

♥ MUSIC ♥
come sing a song